Ilmu 9 Langit  

Posted by: Nanda Ariawan

Kitab Sembilan Langit
Kitab Langit Kesembilan diciptakan oleh pendiri partai Wudang, Zhang Sanfeng. Di akhir masa dinasti Song, Zhang Junbao, 15tahun berasal dari keluarga miskin, sejak kecil tinggal di Shaolin sebagai pencari kayu bakar bagi keperluan dapur Shaolin. Tiap hari memanggul ratusan kati kayu bakar dan mendaki gunung puluhan li untuk mengantarkan kayu bakar ke kuil Shaolin. Zhang Junbao akrab dengan sang penjaga tungku di Shaolin, Jue Yuan (Tou Tuo) yang menyadari bahwa Zhang kecil memilikki struktur tulang yang bagus dan berbakat untuk berlatih kung fu. Di waktu senggang Tou Tuo mengajak berlatih Zhang kecil tiap malam di dalam hutan mereka berlatih kung fu. Dalam waktu hanya setengah tahun saja Zhang kecil berhasil menguasai 72 jurus utama Shaolin, sungguh merupakan prestasi yang hebat. Karena kagum dengan bakat yang jarang dimiliki oleh orang lain, Tou Tuo akhirnya mengatakan “belajar beladiri tanpa tenaga dalam tak ada gunanya, mulai hari ini aku akan mengajarkan tenaga dalam Shaolin”, pada waktu itu Zhang baru berusia 16 tahun. Zhang Junbao berlatih keras tanpa tahu bahwa yang dia pelajari adalah salah satu dari 4 kung fu sakti Shaolin. Kung fu yang menggetarkan dunia sepanjang masa, yaitu Kitab Pengubah Otot.
Tanpa terasa setengah tahun telah berlalu, Zhang kecil sudah menguasai tahap biru, seluruh tubuhnya mampu mengalirkan Qi yang bernuansa warna biru. Tenaga dalamnya sudah cukup dahsyat untuk remaja seusia itu. Orang awam memerlukan waktu 5-8tahun untuk menguasai tahap Biru (tahap ke-5) sedangkan Zhang kecil hanya perlu 6 bulan. Kemudian Tou Tuo mengingatkan bahwa jangan sampai dia ketahuan menguasai dasar tenaga dalam dari Shao;in dan tidak mengakuinya sebagai guru, Tou Tuo juga berpesan, “Xiao Zhang, dengan bakat yang kau miliki, semoga lain hari kau akan bisa menciptakan ilmu sendiri, supaya kau juga mempunyai prestasi yang tak kalah dari guru Wang Zhongyang dari Quan Zhen”
Sewaktu mengejar sepasang penjahat, Zhang Junbao terlihat oleh senior dari Shaolin sehingga begitu kembali ke Kuil Shaolin sang penjaga tungku, Jue Yuan (Tou-Tuo) sedang menghadapi hukuman dilenyapkan kung funya dan dihukum 15tahun menghadap dinding, begitu pula nasib Zhang Junbao dilenyapkan kung funya dan diusir dari Shaolin. Tetapi dengan tekad membaja beliau mempelajari kitab Tao dan menilai pergerakan alam mulai dari keselarasan yang terjadi di alam, mulai dari hari ada pagi ada sore, ada siang ada malam, lalu ada pria ada wanita, semua keselarasan yang terjadi dialam dipelajari bahkan sampai ke unsur psikologis ada sedih ada bahagia, semua pelajaran itu menimbulkan hasil baru bagaimana cara menghidupkan nadi yang sudah putus dan hancurnya tenaga dalam yang lama, dan memulihkan nadi yang mati supaya bisa mengalirkan tenaga langit ke tubuh manusia, dan juga menciptakan esensi lembut mematahkan keras, dan yang lemah mengalahkan yang kuat dengan kung fu Tai Chi semesta yang digabung tenaga Langit ke Sembilan dan akhirnya beliau mendirikan Partai Wudang (Butong) dan dikenal sebagai Zhang San Feng.
Kitab Langit Kesembilan ini pamornya kalah dari Kitab Pengubah Otot dari Shaolin dan Kitab Sembilan Matahari dari Quan Zhen karena semenjak dikuasai oleh Zhang Sanfeng kung fu ini belum pernah ada yang menguasai sampai ke tahap Sembilan (puncak) karena tidak ada yang mampu menguasai biarpun dari manual sudah ada petunjuk yang jelas, tetapi tetap tidak ada yang mampu menguasainya. Rahasia dari tahap akhir Kitab Langit Kesembilan ini adalah “mendekati ajal maka akan lahir kakuatan baru” dan sedikit orang yang memahami pengertian ini tanpa mengalami secara langsung pengalaman mendekati ajal yang justru meningkatkan kemampuan tersembunyi dari Kitab Langit Kesembilan ini dan kekuatannya 5x dari tahap ke delapan sehingga apabila seseorang menguasainya sebetulnya kekuatannya tidak berada di bawah Tahap Pagoda Hitam dari Pengubah Otot, ataupun Keperkasaan Matahari dari Sembilan Matahari.

This entry was posted on 04.43 . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Poskan Komentar (Atom) .

0 komentar

Poskan Komentar